1001 Langkah Jitu  Bikin Madol Makin Asoi

Oleh: Amanda Fharadita Olivia Rakhmad

 

            Halo, Sobat Karyo! Kembali lagi nih ketemu sama Minkaryo setelah lama tak bersua. Di mading vol. 6 kali ini, Minkaryo bakalan ngasih bocoran-bocoran seputar langkah jitu bikin madol kalian makin asoy. Tentunya bocoran yang Minkaryo berikan ini telah teruji klinis oleh pakar bersertifikasi, hehe. Langsung aja yuk, Minkaryo paparkan hasil wawancara Minkaryo dengan Dani dan Savant selaku Illustrator dan Desainer Grafis andalan OMAKARYO.

            Sebelum proses pembuatan mading dimulai, sebaiknya kita lakukan dulu riset pasar, bukan berarti kita main-main ke pasar sayuran, ya. Riset pasar di sini maksudnya untuk mengetahui kemauan konsumen yang dalam konteks ini adalah pembaca setia mading OMAKARYO. Kita teliti, model mading yang mereka suka, ciri khas yang lagi beken saat ini, dan hal-hal yang lagi jadi sorotan. Setelah kita tahu model madding di pasaran tersebut, baru deh, masuk ke proses pembuatan mading yang sesungguhnya.

            Dari hasil wawancara Minkaryo kepada Dani dan Savant, duo ini biasa mencari inspirasi mengembangkan ide dengan have a walk atau bertapa di dalam kamar, menunggu ilham menghampiri hati kalau kata Savant. Mereka juga memanfaatkan platform seperti Instagram, Youtube, dan Pinterest untuk mengetahui tren yang sedang berlaku. Biasanya nih ya, Sobat, sebelum desain dan ilustrari ditransfer dalam bentuk digital, mereka menggunakan sketchbook untuk membuat gambaran kasar desain yang akan dibuat sehingga pada saat menggambar di pen tablet atau Photoshop tidak memakan waktu yang lama.

            Untuk menjaga konsistensi mereka dalam membuat inovasi di setiap madingnya, mereka melakukan kumpul bersama dengan anggota tim yang lain menentukan kesegaran-kesegaran baru yang akan ditampilkan di setiap madingnya dan memantapkan niat di setiap karya yang dibuat. Waktu yang dibutuhkan oleh duo ini juga relati cepat lho, meningat konsistensi pembuatan karya yang sudah mandarahdaging di diri mereka, kisaran 1-2 hari kerja. Kadangkala, mereka juga mengalami fase ‘bosan’ membuat karya melanda. Biasanya, kalau sudah seperti ini, toleransi sesama anggota tim-lah yang membantu. Mengizinkan anggota tim untuk istirahat sehari-dua hari untuk tidur sejenak, minum kopi, dan mendengar berita baru untuk menjernihkan pikiran.

            Sebelum kita tutup hasil wawancara Minkaryo bersama Duo ini, mereka berpesan pada sesama kreator untuk memegang teguh orisinalitas suatu karya, tetap semangat berkarya meskipun hasil kurang memuaskan karena yang utama adalah menghargai proses, dan mantra penutup dari Savant, Man Shabara Zhafira, mantra berbahasa Arab yang berarti ‘barang siapa yang bersabar akan beruntung’. Sekian dulu ya, Sobat Karyo, kita berjumpa lagi di artikel selanjutnya! Sampai jumpa lagi!