Sebagai seorang remaja yang mencari jati diri, kita tentu banyak mengalami berbagai kejadian yang bikin kepala nguing-nguing alias pusing sendiri. Nggak jarang karena saking over-whelmed-nya, kita sering mengucilkan diri dan mencari ketenangan untuk bisa lebih tenang. Hal ini wajar kok kamu lakukan, apalagi kamu butuh banyak dukungan orang sekitar. Tapi yang harus kamu waspadai kalau sudah ada kecenderungan mendiagnosa diri sendiri dengan penyakit tertentu, terutama saat stress. Lebih baik kamu cari pertolongan dokter atau yang ahli, berikut ini adalah beberapa poin alasannya. Scroll ke bawah ya!

                         

Banyak ilmu tentang kejiwaan yang kompleks

Biasanya mendiagnosa diri sendiri datang dari karakter kita yang sok tahu alias kepo, merasa kita udah mengenal diri sendiri jadinya kita mudah juga menghakimi diri kita. Misalkan aja kita merasa stress karena ujian, tapi setelah ujian selesai kok kita masih merasa nggak nyaman ya? Bisa aja itu adalah tanda dari hal lain yang terjadi, dan ilmu kita tentang kejiwaaan nggak ada apa-apanya dibandingkan dokter. Jadi mending periksa aja ya!

 

Internet nggak selamanya jadi sumber yang reliable

Karena tampilan websitenya yang meyakinkan, bukan berarti apa yang ada di dalamnya sepenuhnya benar. Banyak orang yang bisa menulis apapun di internet tanpa harus menunjukkan apa sebenarnya profesi mereka. Kalau urusan medis, sebaiknya kita bicara langsung dengan yang ahli.

 

Kamu bisa bias saat menentukan gejala

Ibaratnya kita sedang menuju ke suatu alamat, bisa dibayangkan nggak betapa bingungnya milih lewat jalan yang mana kalau kita dalam keadaan tertekan? Nah, hanya karena kamu merasa jalan yang dipilih itu benar belum tentu lho itu yang kamu butuhkan. Perasaan kita bisa bias dalam menentukan apa yang kita derita secara akurat.

 

Keberadaan dokter itu seperti cermin yang kamu butuhkan

Kadang saat bercermin apa yang kita lihat bukanlah apa yang selalu kita rasakan, tugas dokter nantinya adalah memberitahu apa aja detail yang kamu lewatkan. Dokter yang sudah ahli bisa memberikan solusi dan gambaran apa yang sebenarnya kamu rasakan secara medis.

 

Nggak usah takut untuk datang ke dokter kejiwaan, karena kalau bukan kamu yang melangkah terus siapa dong?