Dengan banyaknya distraksi yang ada saat kamu nugas atau mengerjakan hal lain, rasanya untuk bisa konsentrasi dan bisa memanfaatkan waktu secara efisien itu susah banget! Bisa-bisa dalam satu jam belajar, 40 menit akan kita habiskan untuk scroll Instagram. Dampak dari kebiasaan ini adalah kita harus mengorbankan lebih banyak waktu lagi, bahkan belain begadang yang harusnya nggak perlu dilakukan. Memang sekarang kedengarannya kamu begadang untuk mengerjakan hal yang produktif, tapi ada 4 alasan kenapa harusnya kamu nggak usah ikut-ikutan. Simak yuk dibawah ini!

 

Badan punya jam sendiri lho!

Pernah nggak merasa lemas sepanjang hari padahal nggak banyak aktivitas yang dilakukan? Atau tiba-tiba sadar kalau kulit kita makin kusam setiap hari? Kalau itu yang kamu alami, patut waspada nih! Apa yang ditunjukkan oleh tubuh adalah tanda kalau kamu kurang istirahat, karena saat kamu begadang bukan hanya mata yang harus ekstra kerja keras agar melek, tapi organ lain seperti jantung dan hati bekerja lebih keras.

 

Bisa membuat prioritas berantakan

Walaupun begadang membuat waktu kita lebih banyak untuk bekerja, apa yang terjadi setelahnya justru membuat jadwal bisa berantakan. Hal itu bisa terjadi karena jam-jam produktif kita lewatkan, besoknya bukan malah tambah semangat tapi udah capek duluan deh. Percuma kan jadinya begadang kalau besoknya malah nggak bisa ngapa-ngapain?

 

Begadang akan membuatmu mentolerir kebiasaan buruk

Saat ada satu hal yang kita lakukan berhasil, pasti efeknya nagih nih untuk melakukan hal lainnya. Begitupun saat kamu begadang, yang awalnya hanya seminggu sekali jadinya tiap hari deh! Hal yang harusnya bisa kita kerjakan waktu pagi atau siang juga jadinya sengaja ditunda dengan alasan bisa melek sampai paginya.

 

Terjaga hingga pagi belum tentu membuatmu lebih produktif

Bekerja waktu malam hari memang punya kelebihan sendiri, salah satunya adalah suasana tenang yang akan kamu dapatkan. Tapi belum tentu jam-jam yang kamu gunakan untuk begadang juga mendukungmu untuk lebih produktif, nggak nyaman kan kerja dalam keadaan energi hanya setengah?

 

Bisa mengerjakan sesuatu yang kita suka memang menyenangkan, tapi kalau sampai mengorbankan waktu istirahat kira-kira sepadan nggak nih? Bisa-bisa kamu malah sakit duluan dan akhirnya jauh dari kata produktif. Lebih baik maksimalkan 8 jam yang ada untuk benar-benar bekerja supaya hidupmu juga lebih seimbang.