Bukan Saatnya Perempuan Jadi Kaum Tertinggal

Fera Rahmatun Nazilah

Kamu perempuan Indonesia? Wah kamu beruntung tentunya, karena kamu bebas berkespresi dan mempunyai hak yang sama dengan laki-laki. Buktinya, kita bisa saksikan sendiri perempuan-perempuan hebat di sekitar kita. Tidak percaya?

Di negeri ini perempuan menajdi sososk penting loh di segala bidang, baik dalam politik, pendidikan, ekonomi, sosial, maupun dakwah. Kamu masih ingat Presiden Indonesia kelima? Ya benar, ibu Megawati Soekarnoputri tercatat sebagai perempuan pertama di Indonesia yang menduduki jabatan presiden, yakni pada 2001-2004.

Kini semakin banyak lagi perempuan yang bergelut dalam dunia politik dan tentunya memberikan perubahan bagi Indonesia. Misalnya Susi Pudji Astuti, sang pemilik jargon “Tenggelamkan” yang berhasil membuat takut para pencuri ikan di perairain Indonesia. Sri Mulyani, menteri keuangan yang mampu membuat perekonomian Indonesia stabil di tengah krisis dunia, belum lagi Tri Rismaharini dan lain sebagainya.

Kamu juga tidak perlu ragu lagi untuk bersekolah tinggi. Perjuangan Kartini membuahkan hasil, kini bukan hal mustahil lagi jika ada perempuan yang bergelar doktor atau profesor. Bahkan beberapa sekolah dan perguruan tinggi juga mengangkat perempuan sebagai pemimpin tertinggi, misalnya Dwikorita Karnawati, rektor perempuan pertama di Universitas Gadjah Mada (periode 2014-2017) dan Amany Umar Burhanuddin Lubis, rektor perempuan pertama di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (periode 2019-2024).

Dalam dunia jurnalistik ada Najwa Shihab, presenter yang sering mengisi layar kaca televisi. Kamu tentu tak asing lagi bukan dengan perempuan yang akrab disapa Nana ini? Ia dikenal sebagai perempuan yang cerdas, tegas, berani dan kritis. Duta baca Indonesia ini berani menggali informasi dari narasumbernya hingga tuntas.

Ada pula perempuan yang aktif di bidang dakwah, misalnya Dedeh Rosidah atau yang biasa disapa Mamah Dedeh. Mamah Dedeh dikenal sebagai pendakwah yang tegas dan pemberani, ia juga sering mengisi pengajian dan program dakwah di televisi.

Perempuan-perempuan Indonesia juga dipersilahkan menunjukkan kebolehannya dalam bidang olahraga. Terbukti saat perhelatan Asian Games 2018 lalu, para putri Indonesia berhasil menyumbangkan medali emas dan perak untuk negeri tercinta ini. Beberapa yang berhasil menyabet medali emas diantaranya Lindswell Kwok, sang ratu wushu, Tiara Andini, sang srikandi downhill, dan Defia Rosmaniar, sang atlet taekwondo.

Ada pula perempuan yang aktif dalam bidang fashion dan desain. Misalnya Anne Aventie, desainer kebaya modern yang karyanya telah dikenal dunia, atau generasi muda juga tentunya kenal dengan sosok Dian Pelangi, sang perancang busana yang juga pendiri Dian Pelangi Fashion.

Masih banyak lagi perempuan-perempuan Indonesia yang aktif dan sukses dalam berbagai bidang. Tentunya mereka dapat menginspirasi kita semua untuk tetap belajar, berkarya dan melakukan perubahan untuk Indonesia.

Di Indonesia misalnya, dahulu perempuan sangat kesulitan mendapatkan akses pendidikan. Perempuan dianggap sebagai makhluk domestik yang nantinya hanya akan kembali ke kasur, dapur dan sumur, sehingga dianggap tak perlu mengenyam pendidikan.

Namun sekarang kamu tidak perlu khawatir. Bukan masanya perempuan jadi kaum tertinggal. Kamu bisa menjadi apapun yang kamu inginkan ladies, selama itu tidak bertentangan dengan norma-norma agama dan negara.

Maka, Yuk kita jadi perempuan berkarakter dan berpendidikan. Kalau tidak kita, siapa lagi?