Curhat memang bikin hati lega! Pastikan kamu melakukan 5 hal mudah ini untuk menjadi pendengar yang baik ya!

Semua orang ingin dan butuh didengarkan dengan baik

 

Ketika kamu ada masalah tapi nggak bisa berbuat banyak, bad mood karena tugas-tugas yang kian menumpuk rasanya emosi pasti udah bergejolak di kepala. Kalo udah nggak betah salah satu cara yang biasa dilakukan adalah cari teman untuk mendengarkan cerita-cerita kita. Pasti rasanya plong ketika kita sudah selesai mencurahkan apa yang ada di isi kepala. Tapi jika situasi dibalik, apakah kamu sudah termasuk jadi pendengar yang baik? Simak caranya berikut yuk!

 

Jangan sampai perhatianmu terpecah

Gimana rasanya ketika kamu sedang ingin mencurahkan isi hati, tapi ternyata lawan bicaramu masih sibuk dengan akun Instagram-nya? Pasti rasanya nggak enak banget! Jangan sampai kamu melakukan kesalahan ini ya, sebelum mulai sesi curhat sebaiknya kamu simpan dulu semua gadget dalam tas.

 

Pastikan kamu jujur dengan yang mau curhat

Jika kebetulan teman yang ingin curhat dating saat kamu punya sedikit waktu, jangan lupa jujur di awal kalau kamu nggak bisa lama-lama. Daripada nanti ada yang ngambek ketika ditinggal tiba-tiba kan bisa repot nih, jadi mendingan jujur di awal toh kalau mereka membutuhkan waktu lebih lama bisa kok disambung lagi!

 

Biasakan mendengar untuk mengerti, bukan menjawab

Ketika mendengarkan apa yang orang ceritakan, kadang kita sibuk memikirkan bagaimana feedback yang tepat bisa kita berikan. Sampai kadang kita lupa kalo nggak semua orang curhat untuk mencari solusi, mereka hanya ingin kita dengarkan kok!

 

Pastikan kamu benar-benar ‘ada disana’!

Pandangan mata yang fokus, mimik muka yang serius sampai gesture yang kita tunjukkan pada lawan bicara itu penting! Banyak orang yang katanya mendengarkan tapi bisa kita lihat dari ekspresi wajahnya kalau dia nggak sepenuhnya fokus, akhirnya nggak nyaman juga deh untuk cerita.

 

Stop interupsi!

Untuk yang satu ini nggak usah ditanya lagi, mengganggu banget kalau yang kita ajak bicara sukanya memotong pembicaraan. Apalagi sampai mengubah cerita, yang tadinya ingin curhat sekarang jadinya dicurhatin deh!

 

Kadang memang sulit untuk tidak berkomentar saat orang lain bicara, tapi dengan mengerti apa yang mereka rasakan akan membuat kita juga merasakan kenyamanan lho. Karena dari setiap feedback yang diberikan pada kita, tentu ada pelajaran yang bisa kita petik. Kira-kira kamu setuju nggak? Kita tunggu komentarmu ya!