Apabila kita melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan norma sosial maupun agama, pasti akan berdampak pada kita. Secara sosial akan dicap/dianggap orang pembohong, penyebar hoak, suka berbuat onar, dan banyak lagi label yang disematkan ke kita, pelaku yang melanggar norma sosial.

       Begitu juga, jika kita tidak taat beribadah kepada Sang Kholik, kita dicap sebagai hamba Tuhan yang tidak bersyukur (kufur nikmat), kafir dan sebutan lainnya yang telah tercantum dalam kitab-kitab samawi seperti Alquran, Injil dan lainnya.

       Namun, apabila kita segera meminta maaf kepada orang yang pernah disakiti, maka kita akan kembali diterima mereka, bahkan di lingkunganya. Juga kepada sang Kholik, jika kita melakukan dosa dan memohon ampunan/maaf, Tuhan pasti akan mengampuni/memaafkan kita.

       Sayang tidak sedikit dari kita permintaan maaf kepada sesama manusia dan permohonan ampunan kepada Tuhan sebatas pemanis bibir dan jari jemari lewat sms aatu media sosial (medsos). Mereka kembali melakukan perbuatan tercela yang tidak disuka sesama manusia. Dan berbuat dosa yang jelas telah dilarang Tuhan.

       Kesalahan demi kesalahan terus dilakukan, permintaan maaf begitu mudah keluar dari bibir dan jari jemarinyanya. Dan seolah orang yang dimintai maaf pasti akan kembali memaafkan. Hingga akhirnya, mereka akan kecewa dan terpukul jika permintaan maaf ditolak. Maklum, membosankan

       Mereka tidak mau berubah, dianggap permintaan maaf hanya mainan belaka. Begitu juga dengan Tuhannya, mereka meminta ampunan di malam hari, paginya berbuat dosa lagi. Untung Tuhan selalu bermurah hati.

       Beda dengan mahluknya seperti kita. Melihat ulah teman selalu berbuat salah dan terus meminta maaf, terkadang ada batasnya. Ya sabar ada batasnya. Tentunya, untuk memberi pelajaran kepada teman, agar tidak menyepelekan permintaan maaf. Apalagi di suasana yang Idul Fitri ini, kita harus bisa intropeksi diri, jangan sekadar maaf memafkan tetapi benar-benar tulus minta maaf dan mau merubah diri untuk lebih baik. Berkata baik, tidak suka menipu, bohong dan lainnya, sehingga teman-teman lainnya juga bisa menerima. Diterima di semua komunitas yang ada.