Alasannya jelas. Karena sistem pendidikan saat ini sudah tidak efektif hal ini disebabkan oleh faktor-faktor berikut:

Focus pada nilai bukan pendalaman

Siswa diharapkan untuk mempelajari (lebih temaptnya menghafalkan) berbagai bab dalam tempo yang singkat sehingga siswa tidak dapat benar-benar memahami makna materi tersebut sehingga pelajaran hanya menjadi formalitas dengan proses..baca,hafalkan,kerjakan,lupakan.

Proses belajar-mengajar yang monoton dan tidak up-to-date

Proses belajar-mengajar dari dahulu sampai sekarang tidak banyak berkembang..kita hafal rutinnya : Berangkat.Duduk.Dengarkan Guru menjelaskan.Tulis.Hafalkan.Pulang. Lupa semuanya. Repeat. Seharusnya ada perubahan dalam cara mengajar supaya siswa tidak sekedar mempelajari dan menghafalkan melainkan memahami secara mendalam. Cara nya simple yaitu dengan praktek dalam kehidupan sehari-hari…namun bagaimana mau praktek dalam kehidupan sehari-hari kita kalau hal yang kita pelajari tidak berguna dalam kehidupan sehari-hari hehe…

Fokus pada materi yang salah

Materi yang diajarkan oleh sekolah saat ini adalah materi yang jujur saja….tidak berguna dikehidupan nyata. Pelajaran yang seharusnya diajarkan seperti cara membagi waktu, cara berinvestasi, cara memasak, cara membuat jaringan sosial dan berbagai hal penting lainnya demi kehidupan sehari-hari dan dunia kerja malah tidak diajarkan.

Tidak menganggap siswa sebagi individue

Dalam 1 kelas terdapat sekitar 30 siswa yang memiliki cita-cita, latar belakang, tujuan, dan kepribadian yang berbeda-beda. Namun sekolah hanya menghadirkan 1 guru untuk mengajarkan mereka materi yang sama dengan cara yang sama? Pantas saja kita tidak maju. Ibarat orang sakit semuanya diberi obat yang sama. Hasilnya kacau.

Demikian beberapa dari sekian banyak alasan kenapa kita mengharapakan adanya perubahan dalam sistem pendidikan Indonesia saat ini.Kami punya usul solusi di artikel berikutnya jadi lanjutkan membacanya ya guys!