Sejak pertama kali merdeka, pendidikan Indonesia mengalamai banyak transformasi baik dari segi kurikulum maupun fasilitas. Perubahan kurikulum dari tahun ke tahum yang diseuaikan dengan perkembangan pada saat itu sering menimbulkan polemik karena kondisi pelajar yang belum siap menerima perubahan. Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK 2004), Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan 2006 (KTSP 2006), dan Kurikulum 2013 tentunya memiliki keunggulan dan kelebihan masing-masing.

              Kurikulum 2013 yang saat ini tengah digunakan memiliki keunggulan dari segi konsep yang jelas terhadap lulusan yang ingin dicapai dan model pembelajaran tematik integrative dan pendekatan saintifik. Keunggulan ini sesuai dengan kondisi pelajar saat ini yang berwawasan luas dan terbuka serta mampu   mengolaborasikan setiap pelajaran yang didapat. Sayangnya, kurikulum ini banyak ditentang oleh pelajar yang merasa diberatkan karena tuntutan yang besar dan beban jam pelajaran yang bertambah. Belum lagi perkembangan tipe soal yang diberikan berasal dari kategori high order thinking skills (HOTS) yang banyak menguras pikiran dan tenaga.

              Selain dari segi kurikulum, sarana prasana yang digunakan mengalami perubahan signifikan. Perubahan yang saat ini paling dirasakan oleh pelajar yaitu penerapan sistem internet of things (IOT) yang membuat sistem ujian dilaksanakan secara daring. Penerapan sistem ini memiliki keunggulan seperti pelaksanakan ujian yang diselenggarakan serentak yang dapat mengefisiensi wakru dan tenaga, mengurangi penggunaan kertas, dan mempersiapkan pelajar menghadapi dunia berbasis internet. Namun, penerepan sistem ini membutuhkan persiapan yang matang baik dari segi panitia, peserta, dan peralatan. Ketiga unsur tersebut harus maju secara serempak karena akan menjadi tantangan bila kemjuan tidak diselenggarakan secara merata.

              Setiap hal tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan, kembali pada pribadi masing-masing dalam menyikapinya. Di dunia serba digital ini, menjadi gelas kosong dalam setap perbincangan untuk menerima segala informasi adalah sikap yang dibutuhkan saat ini. Bersiaplah untuk menghadapi dunia pendidikan yang berubah secara signifikan. Bersama-sama kita wujudkan kemajuan pedidikan!