Multikultural/ multikulturalisme adalah hal yang tidak asing di telinga kita bukan? Kata itu memang sering kita dengar dalam kehidupan sehari hari. Tapi apa sebenarnya multikultural itu? Multikultural itu dapat diartikan sebagai istilah yang menjelaskan pendangan seseorang tentang ragam kehidupan. Dari penjelasan itu dapat kita simpulkan bahwa multikultural adalah cara pandang seseorang terhadap suatu keberagaman. Jika kita membahas tentang keberagaman pasti akan terlintas dipikiran kita tentang Bhineka Tunggal Ika, ya itu adalah semboyan negara kita yang berarti meski berbeda-beda namun tetap satu.

Seperti yang kita tahu Indonesia sendiri merupakan negara majemuk yang memiliki banyak keberagaman dan juga perbedaan. Hal itu dapat dilihat dari lingkungan sekolah seperti adanya keberagaman agama, suku, ras, budaya dan banyak lagi. Keadaan ini lah yang membuat terciptanya pendidikan multikultural. Pendidikan ini sangatlah penting untuk diterapkan di sekolah. Namun, sebenarnya apa fungsi pendidikan multikultural dan bagaimana cara kita menerapkannya? Pertanyaan itu pasti sering terlintas di pikiran kita bukan.

Apa sih fungsi dari pendidikan multikultural itu? Jadi sebenarnya fungsi dari pendidikan ini adalah untuk membangun perlakuan yang positif terhadap perbedaan dan juga membangun ketergantungan lintas budaya dan memberi gambaran positif kepada mereka mengenai  yang ada. Oleh karena itu pendidikan multikultural harus sudah ditanamkan sejak dini. Apabila pendidikan itu sudah ditanamkan maka karakter kebangsaan yang dimiliki penerus bangsa ini akan kuat.

 

Sekarang ini bagaimana cara kita sebagai pelajar menerapkan pendidikan itu? Membangun kesadaran tentang pendidikan multikultural itu bukanlah hal yang mudah karena pasti setiap orang memiliki pandangan dan pemahaman yang berbeda tentang sebuah keberagaman. Apalagi harus menerapkan hal itu sendiri. Tapi hal itu dapat diatasi dengan pemahaman multikultural sejak dini, dengan cara membangun kesadaran akan pentingnya sikap saling toleran, menghormati perbedaan suku, agama, ras etnis dan budaya. Dan itu semua dapat kita mulai dari diri kita sendiri.

 

Tidak dapat kita bayangkan bagaimana negara ini jika semboyan Bhineka Tunggal Ika dan pendidikan multikultural tidak diterapkan. Pasti negara ini akan terpecah belah dan juga pasti akan hilang rasa persatuan dan kesatuan. Oleh karena itu kita sebagai pelajar dan juga sebagai generasi muda penerus bangsa harus memiliki kesadaran tentang pentingnya pendidikan multikultural itu sendiri. Sekarang ini  tidak sedikit pelajar yang tidak mementingkan pendidikan itu, karena pada dasarnya mereka tidak memiliki pemahaman yang mendasar tentang apa itu pendidikan multikultural. Hal itu yang menyebabkan pentingnya pendidikan multikultural diterapkan di sekolah.

Sebagai generasi muda penerus bangsa tentunya kita tidak mau bukan negara ini terpecah belah. Oleh karena itu kita tidak hanya harus memahami tentang pendidikan multikultural itu namun juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu kita akan selalu menghargai berbagai keragaman yang ada. Apabila kita sudah dapat menerima maka prinsip multikultural akan berjalan yaitu membangun dirinya, bangsa dan tanah air tanpa merasakan sebagai beban dan hambatan yang didasarkan pada ikatan persatuan, kesatuan dan kebersamaan serta saling bekerja sama dalam membangun indonesia maju dan sejahtera.