Pastikan stok sabarmu nggak berkurang ya!

Dalam keseharian kita menghadapi berbagai macam tipe orang dan jika beruntung kita dikelilingi oleh
orang-orang yang bisa membuat mood happy. Namun ada saatnya dimana teman yang kita miliki juga
bisa membawa energi yang negative, apalagi jika orangnya super moody dan juga temperamental alias
suka marah-marah. Wajar sih mungkin memang dia sedang melampiaskan emosinya, tapi kok kayaknya
setiap saat ya? Hmmm kalo udah gini kamu perlu mengerti bagaimana cara menghadapinya, langsung
aja yuk cek poin-poin dibawah ini!

Jangan langsung ditanggapi
Bayangkan saat kamu punya suasana hati yang sedang tenang, semua berjalan lancar dan kamu
bersemangat untuk mengerjakan apapun tapi tiba-tiba temanmu berkata kasar dan marah-marah.
Selain kaget tentu kamu juga merasa terganggu dong, namun lebih baik dengarkan dulu apa yang
sedang ia lakukan, jangan langsung menanggapinya dengan emosi juga.

Harus bisa ngalah untuk bisa menghindari konflik
Punya teman yang suka marah-marah dengan alasan yang sepele juga kadang membuat kita nggak
betah berlama-lama di dekatnya. Namun kamu bisa belajar banyak untuk bersabar lho, susah sih
memang tapi saat kamu belajar mengalah kamu sedang menunjukkan sikap yang lebih dewasa.

Ajak bicara empat mata jika perlu
Jika apa yang temanmu lakukan banyak mengganggu sekitar nggak hanya kamu secara personal,
mungkin kamu harus mulai belajar untuk bisa bicara padanya baik-baik. Dibalik sikapnya mungkin ada
masalah yang sedang dihadapi, kamu juga pasti tau kan kalau sebenarnya dia adalah teman yang baik.
Hanya saja mungkin sikapnya yang annoying banget!

Coba lawan dengan logika dan fakta
Saat ia marah-marah karena hal yang sepele, kamu bisa mencoba untuk memberikannya pandangan
yang lain. Daripada terus-terusan mengurusi emosi yang meledak-ledak coba sesekali lawan dengan
fakta yang ada. Jangan takut untuk dimarahin, toh juga apa yang kamu lakukan untuk kebaikannya
sendiri.

Saat remaja emosi kita memang masih labil tapi untuk membiasakan diri bisa mengelola emosi harus
dilakukan sejak awal. Jika ada temanmu yang mudah emosi, kamu bisa membantunya agar jadi lebih
baik. Bagaimana menurutmu?