Pernahkah kalian merasa hidup ini begitu repetitif? Semuanya hanya terasa terus  berulang-ulang tanpa tau arah dan tujuan. Tugas sekolah yang terus datang seringkali menambah beban dalam keseharian. Tekanan dan stres ditambah kehidupan kota yang sering kali kita anggap monoton menyebabkan hidup ini terasa membosankan dan melelahkan. Hal ini dapat menimbulkan berbagai efek negatif seperti depresi, mudah marah, dan efek psikologis lainnya. Maka Pernahkah kalian ingin semuanya berhenti walau hanya sejenak? Pernahkah kalian berpikir untuk sedikit meringankan beban pikiran? Tentu saja yang perlu kita lakukan adalah Rehat sejenak.

            Sesekali kita perlu keluar mencari udara segar, bercengkrama dengan alam dapat menjadi salah satu pilihan. Kicau burung, suara aliran sungai, dan hijaunya tumbuh-tumbuhan tentunya dapat membuat pikiran yang lelah menjadi sedikit tenang. Berjalan santai menyusuri dan melihat indahnya alam ciptaan Tuhan sembari merelaksasikan tubuh yang kaku. Memang ada kalanya kita butuh menyendiri, jauh dari hiruk pikuk perkotaan dan menikmati alam yang hijau nan tenang.

            Rehat juga dapat kita gunakan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, merenungkan hal-hal yang telah kita perbuat selama ini. Selain itu, kita juga dapat saling berinteraksi antarsesama. Lihatlah begitu banyaknya perbedaan yang ada disekitar kita, entah itu warna kulit, suku, adat, budaya serta agama. Namun, semua perbedaan itulah yang membuat kita menjadi saling mengenal dan melengkapi satu sama lain. Setiap dari kita memiliki keunikannya masing masing dan setiap agama yang ada tentulah memiliki kewajiban yang berbeda-beda. Amati dan resapi makna perbedaan dan toleransi. Bertemanlah dengan siapa saja, sebab seperti rumus tekanan dalam IPA, yaitu luas permukaan berbanding terbalik dengan tekanan. Maksudnya adalah semakin luas tempat kita berbagi pikiran dan cerita maka semakin kecil pula tekanan yang kita terima.

            Terkadang tak ada salahnya duduk menikmati secangkir kopi menunggu senja tiba sembari bersyukur bahwa hari ini telah usai. Sadarilah bahwa setiap hari itu bermakna, pahamilah bahwa setiap yang kita lakukan itu bermakna. Dengan rehat kita dapat menyegarkan kembali pikiran kita sehingga walaupun semuanya terasa berat namun pasti pada akhirnya semua dapat terselesaikan.