Bulan suci segera menyapa kita, selain persiapan untuk puasa menahan hawa nafsu untuk makan dan
menahan amarah kita juga harus bisa membuat diri jadi lebih baik. Diantara persiapan yang kamu
lakukan, kira-kira apakah kamu ada resolusi sendiri? Layaknya tahun baru, Ramadhan haruslah penuh
dengan resolusi agar kita juga makin semangat menjalaninya, kira-kira apa aja ya hal yang bisa kamu
jadikan resolusi saat bulan suci? Simak poin-poin kita berikut yuk!

Tingkatkan lagi kadar amalan di bulan suci
Alangkah beruntungnya kita jika bisa menyisihkan sebagian rezeki yang kita miliki untuk orang lain, tidak
hanya berupa uang tapi tenaga yang kamu punya juga bisa menjadi amalan saat Ramadhan. Kamu bisa
volunteer di tempat-tempat yang membutuhkan utnuk melakukan berbagai kegiatan. Mulai dari berbagi
makanan buka puasa hingga mungkin dapat kesempatan mengajar anak-anak yang kurang mampu.

Tambahin lagi hafalan surat-surat pendek yuk!
Dengan hafalan yang kita miliki, banyak bacaan baik yang bisa kita amalkan setiap harinya ketika shalat
lima waktu kita dirikan. Walaupun kelihatannya sepele, dalam proses menghafal ini juga melatih otak
lho, apalagi saat bulan Ramadhan pahala siap bertambah!

Menjaga hubungan keluarga itu penting, telponan sama saudara jauh juga menyenangkan kok!
Hayo ngaku nih, siapa yang udah lama nggak bertegur sapa dengan saudara-saudara kita? Saat
Ramadhan tiba biasanya waktu bersama mereka adalah yang paling berharga. Tidak hanya sekedar
kumpul aja, selama bulan puasa berlangsung kamu juga bisa lho mendekatkan diri dengan telepon
mereka.

Lebih mengerti makna Ramadan dengan menciptakan suasana yang mendukung di lingkungan
Saat puasa kita cenderung lemas karena banyak energi yang berkurang, namun bukan berarti nggak bisa
membuat suasana Ramadhan lebih ceria! Kamu bisa membuat prakarya seru bersama adikmu sekalian
mengajarinya berpuasa dan juga mempersiapkan kue lebaran bareng keluarga.

Untuk jadi lebih baik kita memang harus bisa memulainya dengan langkah kecil dan Ramadhan adalah
saat yang tepat untuk melakukannya. Merubah kebiasaan bukan hanya fisik namun juga mental. Sayang
kan kalau Ramadhan hanya lewat begitu saja tanpa ada kebiasaan baik yang mengikuti untuk bulan-
bulan berikutnya?