Hai, sobat Mading Sekolah! Tahu tidak, selain akademik, nonakademik pun tak kalah pentingnya untuk mencapai keberhasilan? Terlebih di era modern yang dikenal dengan era 4.0 ini. Karena orang-orang tidak hanya melihat IQ, tetapi yang terpenting adalah skill, khususnya soft skill. 

 

Soft skill adalah istilah sosiologis yang berkaitan dengan kecerdasan emosional, sifat kepribadian, keterampilan sosial, komunikasi, berbahasa, kebiasaan pribadi, keramahan, dan optimisme yang mencirikan kemampuan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain. So, sukses itu tidak hanya belajar akademik saja, tapi yang paling penting kita punya skill yang baik. Orang yang pintar tetapi tidak memiliki kemampuan lebih atau soft skill akan kalah dengan orang yang kepintarannya biasa saja tetapi memiliki soft skill yang tinggi. Sebab, di era ini orang yang memiliki soft skill yang baik jauh lebih dibutuhkan dalam pekerjaan atau mensukseskan suatu perusahaan. 

 

Soft skill tidak didapat dengan belajar di kelas saja, tetapi melalui latihan, kegiatan khusus, dan tentunya pembiasaan diri. Di sekolah, kita bisa melatih soft skill dengan mengikuti Ekstrakurikuler. Salah satu tujuan Ekskul adalah mengembangkan soft skill. Karena itu, sebagai generasi muda kita perlu mengikuti Ekskul untuk mengembangkan skill agar menjadi generasi muda yang bermutu dan berkualitas. Cara Menentukan Ekskul yang Cocok Langkah awal yang paling baik saat baru mencoba mengikuti Ekskul adalah memastikan Ekskul yang kita pilih itu kita suka. 

 

Hal yang tak kalah pentingnya, pahami secara mendalam bakat yang kita miliki agar dapat dikembangkan. Setelah menemukan skill dan merasa nyaman dengan Ekskul, fokus pada bidang itu. Selanjutnya, latih diri dengan sungguh-sungguh dan fokus dan buat gold dengan mengikuti perlombaan untuk mencetak prestasi. Misalnya KIR, menang lomba OPSI dan pergi ke Amerika. Pramuka, bisa ikut jambore nasional. Ekskul sebenarnya penting untuk tumbuh kembang kita dari kecil, sekolah, bahkan sampai kuliah. Dengan mengikuti Ekskul kita bisa mengembangkan potensi dan memunculkan bakat terpendam serta menemukan jati diri. Jadi, kita perlu mencoba berbagai ekskul untuk bisa menentukan mana yang cocok dengan kita, lantas bisa kita latih agar terus berkembang. 

 

Ingat! Pilih yang cocok dengan kita dan jangan ikut-ikutan teman karena passion teman belum tentu passion kita juga. Ada banyak pilihan ekskul yang bisa dicoba, diantaranya: KIR, Gates, Silat, Remus, Pramuka, PMR, Basket, Harmony Art, E-Nika, JF-Rafi dan lain-lain. Manfaat Ekstrakurikuler Bergabung kegiatan Ekstrakurikuler dapat menghilangkan rasa bosan. Bayangkan, di sekolah kita sudah masuk mulai jam 7 pagi sampai jam 3 sore. Akan sangat bosan kalau tidak ada kegiatan lain. 

 

Ekskul dapat menghapus kejenuhan dan kelelahan belajar seharian. Kita bisa menemukan keseruan dengan bertemu teman baru, pembelajaran baru, dan juga suasana baru ketika mengikuti kegiatan di luar sekolah. Seperti kegiatan jambore dalam Pramuka, pertandingan basket di lapangan luar sekolah atau di sekolah lain, mewakili sekolah mengikuti perlombaan tingkat kabupaten bahkan sampai tingkat internasional, dan lain-lain sehingga memberi kesan dan pengalaman baru. Lebih dari itu, Ekskul bukan hanya tempat menyalurkan hobi dan belajar materi, tetapi juga menjadi tempat untuk melatih dan mengembangkan soft skill (kerja sama, kerja keras, komunikasi, dll). 

 

Selain itu, Ekskul membantu memperbaiki kekurangan dan membantu menggali kelebihan diri yang baru. Menumbuhkan nilai-nilai karakter seperti religius, nasionalisme, integritas, gotong royong, dan mandiri. Maka dari itu, saya yakin dengan latihan dan pengembangan soft skill atau non akademik, terutama untuk anak remaja, akan lahir generasi-generasi unggul yang bisa bersaing secara global di masa yang akan datang. Generasi unggul yang memiliki kemandirian, kreativitas, dan berjiwa kepemimpinan serta memiliki rasa kepedulian terhadap saudara sebangsa secara khusus dan perkembangan negara secara umum.