Yulianna Yussef, model penuh totol yang mengajarkan kita cara mencintai diri sendiri dan menghadapi bully!

Tiap orang punya keunikan tersendiri yang patut dihargai!

 

Selalu lebih mudah untuk menilai orang lain dari kulit luarnya aja, apalagi jika orang itu punya keadaan fisik yang berbeda dengan lainnya. Sayangnya banyak juga orang yang nggak akan pikir panjang untuk membully orang lain hanya untuk menunjukkan rasa nggak suka. Jika kamu pernah jadi korban bully, menahan diri untuk nggak emosi pasti sulit tapi bukan berarti nggak bisa kok. Yuk kenalan dulu dengan model ini!

 

‘Motif’ yang ada pada tubuhnya, justru membuatnya unik!

Model asal Ukraina yang lahir pada tahun 1993 ini mempunyai kondisi langka yang disebut CMN (congenital melanocytic nebus alias ia punya kondisi tahi lalat yang nggak biasa. CMN ini hanya terjadi pada 1% populasi bayi di seluruh dunia lho! Mulai dari wajah, punggung sampai kaki Yulianna dipenuhi dengan tahi lalat yang ukurannya besar.

 

Nggak hanya selfie, tapi ia juga memberikan opini dan edukasi di captionnya

Yulianna mulai memposting potret dirinya melalui akun Instagram pribadi @yulianna.yussef sejak tahun 2014 silam, sejak itu pula banyak yang menjadi fansnya. Ia berusaha memberikan edukasi tenang apa yang ia alami dan memberikan semangat untuk orang lain dengan kondisi serupa. Nggak tanggung, ia menggunakan tagar #bareyourbirthmarks sebagai gerakan edukasinya.

 

Pencerahan datang ketika ada yang memuji kakinya

Dulu Yulianna kerap diejek dengan sebutan hewan dan banyak orang yang memandanginya dengan tatapan heran. Awalnya ia mengira orang asing akan berkomentar tentang kakinya yang penuh totol, padahal enggak tuh! Ia malah mengagumi tattoo yang ia miliki dari pada berkomentar tentang kondisi tahi lalatnya. Nggak semua orang akan melihat apa yang negative tentang dirimu, kamu aja yang kadang mengira orang lain akan langsung menghakimimu.

 

Dengan mottonya—get up, dress up and never give up--perjuangan Yulianna untuk sampai ke titik ini penuh dengan ketidaknyamanan, namun karena ia tahan menghadapi omongan yang jelek dan fokus pada apa yang dikejar, akhirnya semua lancar kok! Mumpung masih muda, yuk manfaatkan waktumu untuk sibuk melakukan hal yang positif dan belajar untuk tutup telinga!